Respect yourself enough to know you deserve the very best

Kamis, 31 Maret 2016

Gustav Robert Kirchhoff


Gustav Robert Kirchhoff (lahir di Königsberg, Prusia, 12 Maret 1824 – meninggal di Berlin, Jerman, 17 Oktober 1887 pada umur 63 tahun) adalah seorang fisikawan Jerman yang berkontribusi pada pemahaman konsep dasar teori rangkaian listrik, spektroskopi, dan emisi radiasi benda hitam yang dihasilkan oleh benda-benda yang dipanaskan. Dia menciptakan istilah radiasi "benda hitam" pada tahun 1862. Terdapat 3 konsep fisika berbeda yang kemudian dinamai berdasarkan namanya, "hukum Kirchhoff", masing-masing dalam teori rangkaian listrik, termodinamika, dan spektroskopi.

Gustav Kirchhoff dilahirkan di Königsberg, Prusia Timur (sekarang Kaliningrad, Rusia), putra dari Friedrich Kirchhoff, seorang pengacara, dan Johanna Henriette Wittke. Dia lulus dari Universitas Albertus Königsberg (sekarang Kaliningrad) pada 1847 dan menikahi Clara Richelot, putri dari profesor-matematikanya, Friedrich Richelot. Pada tahun yang sama, mereka pindah menuju Berlin, tempat di mana ia menerima gelar profesor di Breslau (sekarang Wroclaw).

Kirchhoff merumuskan hukum rangkaian, yang sekarang digunakan pada rekayasa listrik, pada 1845, saat dia masih berstatus mahasiswa. Ia mengusulkan hukum radiasi termal pada 1859, dan membuktikannya pada 1861. Di Breslau, ia bekerjasama dalam studi spektroskopi dengan Robert Bunsen. Dia adalah penemu pendamping dari caesium dan rubidium pada 1861 saat mempelajari komposisi kimia Matahari via spektrumnya.

Pada 1862 dia dianugerahi Medali Rumford untuk risetnya mengenai garis-garis spektrum matahari, dan pembalikan garis-garis terang pada spektrum cahaya buatan.

Dia berperan besar pada bidang spektroskopi dengan merumuskan tiga hukum yang menggambarkan komposisi spektrum optik objek-objek pijar, berdasar pada penemuan David Alter dan Anders Jonas Angstrom.

Hukum Kirchhoff dalam Spektroskopi

  • Bila suatu benda cair atau gas bertekanan tinggi dipijarkan, akan menghasilkan cahaya dengan spektrum kontinu.
  • Bila suatu benda gas bertekanan rendah dipijarkan, akan menghasilkan cahaya dengan spektrum emisi, berupa garis-garis terang pada panjang gelombang yang diskret (pada warna tertentu) bergantung pada tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas tersebut.
  • Bila spektrum kontinu dilewatkan pada suatu benda gas dingin bertekanan rendah, akan menghasilkan cahaya dengan spektrum serapan, berupa garis-garis gelap pada panjang gelombang yang diskret bergantung pada tingkatan energi atom-atom yang dikandung gas dingin tersebut.
  Sumber : Wikipedia.org


Report Text

1. Pengertian Report Text
Report text adalah jenis teks yang mengumumkan hasil penyelidikan atau mengumumkan sesuatu . Informasi yang diberikan dalam teks laporan adalah informasi yang sangat umum.

2.  Tujuan Report Text/Social Function
Social function dari report text adalah untuk menyajikan informasi tentang sesuatu secara umum kepada pembaca.
Secara umum, report text menggambarkan hal-hal yang berkenaan dengan fenomena alam , buatan manusia dan sosial di lingkungan kita , seperti : mamalia , planet-planet , batu , tanaman , negara-negara dan kota, budaya , transportasi , dan sebagainya. Dan report text bersifat ilmiah karena menyajikan fakta-fakta sebagai hasil penelitian atau observasi.

3. Generic Structure
  • General Classification berisi pernyataan umum tentang subject yang dibicarakan atau dibahas.
  • Description merupakan bagian yang memberikan gambaran secara detail mengenai subject yang dibahas pada bagian general classification.
Contoh Report Text :

Venice
General Classification :
Venice is a city in northern Italy. It is the capital of region Veneto. Together with Padua, the city is included in the Padua-Venice Metropolitan Area. Venice has been known as the “Queen of the Adriatic”, “City of Water”, “City of Bridges”, and “The City of Light”. The city stretches across 117 small islands in the marshy Venetian Lagoon along the Adriatic Sea in northeast Italy.
Description:
Venice is world-famous for its canals. It is built on an archipelago of 117 islands formed by about 150 canals in a shallow lagoon. The islands on which the city is built are connected by about 400 bridges. In the old center, the canals serve the function of roads, and every form of transport is on water or on foot.
You can ride gondola there. It is the classical Venetian boat which nowadays is mostly used for tourists, or for weddings, funerals, or other ceremonies. Now, most Venetians travel by motorized waterbuses (“vaporetti”) which ply regular routes along the major canals and between the city’s islands. The city also has many private boats. The only gondolas still in common use by Venetians are the traghetti, foot passenger ferries crossing the Grand Canal at certain points without bridges.
You can see the amusing city’s landmarks such as Piazza San Marco, Palazzo Contarini del Bovolo, Saint Mark’s Cathedral or villas of the Veneto. The villas of the Veneto, rural residences for nobles during the Republic, are one of the most interesting aspects of Venetian countryside. They are surrounded by elegant gardens, suitable for fashionable parties of high society. The city is also well known for its beautiful and romantic view, especially at night.

Sumber : kuliahbahasainggris.com

         

Selasa, 29 Maret 2016

Alat Indra

1. Mata
  • Mata merupakan indra penglihatan yang berfungsi untuk menangkap rangsangan cahaya (fotoreseptor)
  • Bagian mata yang paling peka terhadap rangsangan cahaya adalah bintik kuning (fovea centralis) yang terdapat pada bagian retina mata.
  • Bagian - bagian mata, di antaranya kornea (meneruskan cahaya ke dalam bola mata), iris (menentukan warna mata), pupil (mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata), retina (tempat terbentuknya bayangan), dan lensa mata (mengatur pembiasan cahaya).
2.  Telinga
  • Secara fisiologis, telinga berfungsi sebagai alat penerima rangsangan bunyi (fonoresptor) dan keseimbangan (statoreseptor).
  • Bagian bagian telinga, di antaranya sebagai berikut.
    1. Telinga luar, terdiri atas daun telinga, liang telinga, dan gendang telinga (membrana tympani) sebagai penerima getaran bunyi.
    2. Telinga tengah, terdiri atas pembuluh Eustachius dan tulang - tulang pendengaran, yaitu tulang martil (maleus), tulang landasan (inkus), dan tulang sanggurdi (stapes)
    3. Telinga dalam, terdiri atas labirin tulang dan labirin membran, yaitu saluran rumah siput (koklea), tiga saluran setengah lingkaran (canalis semisirkularis), ampula, utrikulus, dan sakulus.
3. Lidah
  • Lidah merupakan alat indra yang berfungsi sebagai penerima rangsangan rasa. Lidah memiliki reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia (kemoreseptor).
  • Kuncup pengecap yang ada di lidah disebut papila. Papila terbagi menjadi papila sirkumvalata, papila fungiformis, dan papila filiformis.
4. Hidung
  • Hidung berfungsi sebagai indra pembau.
  • Sel - sel reseptor bau pada rongga hidung disebut sel olfaktori.
  • Pada sel olfaktori terdapat rambut - rambut halus (silia) di ujungnya dan diliputi selaput lendir yang berfungsi sebagai pelembab.
5. Kulit
  • Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi serta sebagai indra perasa dan peraba.
  • Beberapa reseptor yang terdapat pada kulit, di antaranya sebagai berikut.
    1. Korpus Paccini, peka terhadap pada kulit, di antaranya sebagai berikut.
    2. Korpus Ruffini, peka terhadap rangsangan tekanan.
    3. Korpus Meissner, peka terhadap rangsangan sentuhan atau rabaan.
    4. Korpus Krause, peka terhadap rangsangan dingin.
    5. Bagian ujung saraf yang tidak memiliki pelindung, peka terhadap rangsangan sakit atau nyeri.

Senin, 28 Maret 2016

Cara Root Oppo Neo 5

Oke dalam postingan ini saya akan membahas tentang ROOT apa itu root? root adalah suatu system account "Inti" yang memiliki full akses kekuasaan absolut agar bisa mengakses dan mengeksesuki semua aplikasi dan file. Jadi intinya kita bisa mengakses apa saja tanpa batas aplikasi contohnya aplikasi x mod nah untuk aplikasi yang kayak gitu haru memerlukan akses root jadi itulah kelebihan root dan masih banyak lagi, sedangkan kekurangannya yaitu anda me root hp anda sama dengan anda merobohkan benteng yang kokoh wkwkwk ya jdi maksudnya hp sudah dilindungi dari masing tiap perusahaan nah anda melakukan root sama saja anda keluar dari lindungan itu ya intinya FREE wkwk oke lah llangsung saja

  • Siapkan bahan bahanya
  1. Fimware bisa download Disini
  2. Kingroot bisa download Disini 
  • Step / Langkah langkah
  1. Download kedua bahan di atas
  2. Matikan ponsel
  3. Masuk ke mode Recovery yaitu dengan cara tekan tombol "POWER" dan "VOLUME BAWAH"
  4. Sesudah masuk ke mode recovery cari file fimware yang sudah di download tadi
  5. lalu tekan dan YES lalu tekan reboot
  6. Tunggu proses booting
  7. Sesudah itu instal king root
  8. lalu klik get started
  9. Tunggu hingga selesai
  10. Selesai
Bagi kalian yang bingung dengan cara yang di atas tonton Video

Catatan : bila ada pemberitahuan tentang harus di update fimwarenya jangan kalo anda mengupdate akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan

oke sekian and see you

Sabtu, 05 Maret 2016

Pesan Singkat atau Memo

Memo atau pesan singkat adalah bentuk komunikasi berupa surat yang berisi pesan, saran, petunjuk, perintah, informasi, laporan, atau penerangan dari seseorang dalam sebuah instansi atau organisasi. Meski ditulis dengan kalimat yang singkat, memo atau pesan singkat harus memuat informasi yang jelas agar penerima pesan dapat memahami pesan secara utuh.

Ada dua jenis memo yang dapat diketahui, yaitu sebagai berikut.
  1. Memo resmi biasanya dibuat oleh instansi pemerintah atau organisasi. Memo ini dibuat secara resmi dalam suatu format kertas khusus dengan menggunakan bahasa dan sistematika penulisan resmi.
  2. Memo tidak resmi biasanya dibuat oleh siapa saja. Memo semacam ini ditulis seperti halnya penulisan pribadi, ditulis dengan tidak memperhatikan aturan penulisan resmi.
Keduanya dapat dan boleh dilakukan sesuai dengan tujuan dan situasi tertentu.
Penulisan pesan singkat harus memperhatikan keefektifan kalimat serta santun berbahasa. Dalam hal ini kita perlu memperhatikan bahwa penggunaan kalimat efektif, komunikatif, serta kesatuan berbahasa dalam sebuah pesan singkat bertujuan agar inti pesan dapat dipahami penerima tanpa menimbulkan pertanyaan atau kesalahanpahaman.

Penulisan pesan singkat juga harus memperhatikan ejaan yang benar dengan tujuan penerima pesan atau orang yang dituju dapat memahami pesan dengan baik. Beberapa hal yang sering diabaikan dalam penulisan pesan singkat yaitu adanya penggunaan singkatan kata-kata yang tidak lazim serta penggunaan tanda baca.

Pesan dapat disampaikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk pesan yang tidak langsung berarti pesan tersebut disampaikan secara tertulis.
Dalam menulis pesan secara tertulis, perhatikanlah hal-hal berikut :
  1. tulislah dengan jelas kepada siapa pesan ditujukan;
  2. tulislah siapa yang membuat pesan;
  3. tulislah pesan dengan bahasa yang sopan;
  4. tulislah pesan dengan kalimat yang efektif dan mudah dipahami.
Contoh :

Dari : Ibu
Untuk : Dafa

Ibu pergi ke rumah Ibu Hasan, tolong jaga rumah sampai ibu pulang.

Minggu, 07 Februari 2016

Magic Rampage Unlimited Money v1.9.12


Hallo guys lama tidak jumpa, post kali ini saya akan ngepost game kesukaan gue yaitu Magic Rampage menurut gue game ini seru grafiknya kyk game ps1 tapi menurut gue ini game RPG Action Adventure paling seru ya tentang sihir-sihir gitu bisa nembak. (bukan nembak orang bukan juga nembak cinta eh emang cinta bisa ditembak kan engga bodo ya gue wkwk) oke dari pada banyak basa basi langsung saja.

  • Ukuran File 141MB
  • Rate 4,5/5
  • Download 1.000.000+
Password : Imammysr
Jangan lupa huruf " I " nya kapital

Screenshot :


Tutorial Instal bagi yang belum bisa karena format file adalah zip jadi harus di ekstrak saya saran kan menggunakan aplikasi ES File Explorer bisa di download di playstore
  1. Cari file yang sudah anda download tadi
  2. klik tekan file lalu klik tanda tiga titk dipojok kanan
  3. pilih option "ekstrak ke"
  4. klik oke
  5. masukan kata sandi/password
  6. tunggu hingga selesai
  7. buka file yang sudah di ekstrak lalu klik tekan com.firsttouchgames.dlsa
  8. pilih option salin/copy 
  9. pindahkan ke Penyimpanan Internal > Android > obb lalu paste/tempel 
  10. Install Aplikasi dan enjoy
Bagi yang bingung kenapa pas maen tidak ada money yang banyak jangan salah anda harus telilti gini cara mendapatkanya

1. Sesudah kalian main 3 kali nanti pas di lobi ada tulisan "shop" lalu klik
2. Sesudah masuk ke menu "shop" lalu klik sell yang ada disebelah pojok bawah di kanan
4. Terakhir sell senjata kamu yang paling pertama dipakai itu, lihat lah harga jualnya.

Enjoy Play Game
Thanks for visit my blog see you..






Senin, 01 Februari 2016

Kumpulan Sajak Sunda


Sajak Sunda nyaeta salah sahiji wanda puisi atawa wangun ugeran anu teu pati kauger ku patokan wangunan.

01. Nini Anteh

Di Langit Bulan Nembongan
Cahayana Hurung Ngempur
Ngadamaran Alam Dunya.

Di Bulan Nini Keur Anteng
Ngentrung Ninun Kaen Poleng
Awak Nini Mani Bongkok
Balas Terus Bae Ninun
Meureun Geus Rebuan Taun.

Di Bulan Nini Bumetah
Dibaturan Candramawat
Buluna Nu Tilu Warna
Watekna Matak Diasih.


02. Samagaha

Bulan Di Langit Ngaleungit
Meureun Disumputkeun Naga
Bumi Alam Poek Mongkleng.

Barudak Recet Di Buruan
Sorana Patembalan
Samagaha! Samagaha!

Aya Kahariwang
Dina Hate Sewang-Sewangan
Bulan Sirna.

Ting Berebet Barudak Ka Pipir Imah
Tutunggulan Dina Lisung
Rampak Narakol Kohkol
Ngusir Naga Sina Nyingkir
Naga Nyingkah
Bulan Ngempur
Bumi Alam Caang Deui.


03. Sakadang Monyet Maling Cabe

Sakadang Kuya Jeung Sakadang Monyet
Suka Bungah Maling Cabe
Cabe Beureum Matak Uruy
Lada Haneut Kana Beuteung.

Seuhah Lata-Lata, Seuhah Lata-Lata
Cabe Beureum Cabe Lada
Cabe Arasak Kacida.

Keur Jongjon Datang Pa Tani
Sakadang Monyet Ngabecir
Sieun Katewak Pa Tani.

Kuya Geuwat Gancang Nyumput
Di Tempat Nu Rada Buni
Tapi Katenjoeun Manten.

Pa Tani Bungah Kacida
Daging Kuya Rek Diolah
Lumayan Keur Deungeun Sangu.


Sakadang Kuya Katewak
Dipangku Dibawa Balik
Dikurung Tukangeun Imah.

Ngalongok Sakadang Monyet
Suka Bungah Ngahilian
Cenah Bakal Dikawinkeun
Ka Anakna Bapa Tani.

Isukna Datang Pa Tani
Suka Bungah Muru Kandang
Nyoren Bedog Meunang Ngasah.

Pa Tani Ambek Kacida
Nu Aya Di Jero Kurung
Bangke Sakadang Monyet.

Monyet Morongkol Dicekel
Dibalangkeun Ka Nu Bala
Monyet Cengkat Ngarengkenek
Ngabecir Lumpatna Tarik.


04. Paparahuan

Manintin Manuk Manintin
Paparahuan Reujeung Tunggeu
Parahuna Cangkang Bonteng
Bonteng Suri Anu Gede.

Soloyong Angkleung-Angkleungan
Kakawihan Suka Bungah

“Tin, Tin, Manintin
Gengngng!”

Katembong Ku Caladi Kundang
Ngageleber Hiber
Teup Enteup Na Parahu
Nu Tiluan Kakawihan

“Tin, Tin, Manintin
Toroktok, Tok
Gengngng!”

Kapanggih Ku Anak Monyet
Clak Tumpak Parahu
Nu Opatan Kakawihan

“Tin, Tin, Manintin
Toroktok, Tok
Nguuuk
Gengngng!”

Kitu Jeung Kitu
Disarada Patembalan
Suka Bungah Kakawihan
Memeh Surup Sarangenge.


05. Silih Tulungan

Nyiruan Dina Pancuran
Titeuleum Meh Bae Paeh
Titiran Nenjo Nyiruan
Kanyaah Mapaes Hate.

Geuwat Metik Dangdaunan
Diragragkeun Kana Cai
Ngarayap eTa Nyiruan
Teu Tulus Nemahan Pati.

Titiran Ku Paninggaran
Diintip-Intip Dipanah
Nyiruan Mulang Tarima
Nyeureud Bitis Paninggaran.

Paninggaran Ngagurubug
Teu Tulus Manah Titiran
Geus Lesot Kabeh Bangbaluh
Lantaran Silih Tulungan.


06. Budak Buncir

Si Buncir Naheunkeun Bubu
Pareng Meunang Anggay-Anggay
Diwadahan Kana Batok.

Hayam Macok Anggay-Anggay
Si Buncir Boga Pamenta
Hayam Nu Jadi Gantina.

Hayamna Katinggang Halu
Atuh Paeh Saharita
Halu Nu Jadi Gantina.

Haluna Katincak Munding
Sabab Potong Menta Ganti
Si Buncir Dakwa Ka Hakim
Munding Milikna Si Buncir.

Mundingna Katinggang Limus
Paeh Menta Digantian
Ku Ki Tani Diturutkeun
Buah Limus Matak Uruy.

Demi Nyi Putri Ningali
Kacida Pisan Palayna
Limus Dipesek Dituang
Seep Ngan Tinggal Pelokna.

Nyi Putri Jadi Gantina
Buncir Teras Salin Rupa
Jangkung Pohara Kasepna
Katelahna Gandarasa.


07. Budak Hideung

Budak Hideung Goreng Rupa
Buuk Ngarambueuk Rintit
Ku Indung Pulung Diasih
Lantaran Ku Daekanana.

Teu Saeutik Nu Ngahina
Pasrah Narimakeun Nasib
Kanikmatan Tanpa Tepi
Permata Nu Pangmahalna.

Si Hideung Muka Buntelan
Horeng Eusina Teh Waluh
Dibantingkeun Kana Batu
Bray Beulah Herang Ngagenyas.

Janggelek Hiji Nagara
Budak Hideung Salin Rupa
Satria Gagah Perkasa
Danuwarsa Katelahna.


07. Cingciripit

Ngariung Di Pakalangan
Waspada Ngantelkeun Curuk
Curuk Inggis Kacapit
Kacapit Ku Dampal Leungeun
Dampal Leungeun Dikeupeulkeun
“Jek-Jek Nong”
Nu Kacapit Tunggu Lawang.


08. Ngadu Panggal

Prung Tarung Di Pakalangan
Nu Jadi Kawih Pamuka:

“Tung-Tung-Brung
Kali Tanjung
Barangbang Kali Parangpang
Padakutik Padasemprung”.

Breng Panggal Diparuihkeun
Muih Dina Jero Kalang
Beletak Papada Panggal
Panggal Ngacleng Ngagolepak
Panggal Muih Pangleletna
Punjul Ngajadi Raja.


09. Titinggi Ula-Ali

Karembong Meulit Na Cangkeng
Tungtungna Pada Nyekelan
Antay-Antayan Leumpangna

Niru-Niru Titinggi
Majuna Ongko-Ongkoan
Bulat-Beulit, Arula-Arileu
Nguriling Kukurilingan
Hulu Ngudag-Ngudag Buntut
Sina Neangan Nu Leungit.

Nu Dimaksud Geus Kapanggih
Buntut Kudu Jadi Hulu
Ari Hulu Jadi Beuheung
Kitu Jeung Kitu Tuluyna
Sagala-Gala Walatra
Taya Nu Paheula-Heula.


10. Langlayangan

Langlayangan Kumalayang
Ngalayang Di Mega Malang
Paheula-Heula Jeung Heulang
Sukan-Sukan Sukahayang.

Mipir Langit Nyorang Mega
Nyawang Anggang Di Buana
Amparan Handapeunana
Tanah ENdah Alam Sunda.


11. Surung Munding

Surung Munding, Surung Munding
Kaulinan Budak Lalaki
Ngutamakeun Kakuatan
Nu Maen Pahareup-Hareup
Pakuat-Kuat Tanaga.

Surung Munding, Surung Munding
Nu Lalajo Suka Bungah
Ngariung Bari Ngarawih:

“Gere Tong-Gere Tong
Nu eLeh Dipotong
Gere Tong-Gere Tong
Nu eLeh Dipotong”.

Gere Tong-Gere Tong
Parancah Memeh Lumampah
Ngagere Hate Lalaki
Ludeung Teuneung
Rahayu Jaya Waluya.


12. Caang Bulan

Baheula Nu Dipigandrung
Caang Bulan Opat Welas
Ngabungbang Pinuh Kabungah

Galumbira Gogonjakan
Bari Kakarawihan
Laguna Lagu Bulan Tok;

“Bulan Tok, Bulan Tok,
Bulanna Sagede Batok,
Didudut Disantok,
Aya Ucing Keur Anakan”.

Meungpeung Bulan Ngaganteng
Arulin Masing Aranteng
Nganteur Kahayang Nu Manteng.


13. Pacici-Cici Putri

Dampal Leungeun Nu Katuhu
Nu Kenca Oge Nya Kitu
Ditangkubkeun Ka Palupuh

Disodorkeun Keur Ngariung
Ditunjukan Bari Imut
Ditetel-Tetel Ku Curuk

Kawihna Lagu Nu Matuh
Dikawihkeun Ku Lulugu:

“Pacici-Cici Putri
Terelek Kembang Celempung
Ada Nona Ada Tuan
Kalau Mau Kembang Apa?”


“Hayang Kembang Kamuning!”
“Hoyah, Ari Balik Nungtun Munding!”

Nu Ngariung Surak Kabeh
Gogonjakan Suka Bungah.


14. Ulin Di Walungan

Ngabring Arindit
Arulin Ka Walungan Seja Ngojay
Jleng Gejebur, Jleng Gejebur

Ngarojay Patengah-Tengah
Ngalangkarak Babalapan
Papalidan Ka Hilirkeun

Palila-Lila Teuleumna
Icikibung Peperangan
Silih Simbeuh Silih Cemplang.


15. Tukeuran Ieu Sajak

Tukeuran Ieu Sajak
Ku Salambar Simbut Atawa Samak Saheulay
Heug Rungkupkeun Ka Barudak Nu Teu Kaburu Heuay
Pating Golepak Dina Trotoar

Tukeuran Ieu Sajak Ku Beas Wuluh Atawa Heucak
Heug Sidkahkeun Kanu Haropak
Anu Marangkuk Di Saung Atawa Di Kolong Sasak
Tukeuran Ieu Sajak

Ku Sababaraha Siki Pelor
Heug Tembakkeun Kana Genggerong Koruptor Manipulator
Sina Enya Kalojor
Tukeuran Ieu Sajak

Ku Beubeutian Tina Kalbu Anu Rido
Keur Nyebor Anu Balangsak
(Lamun Teu Kitu Sasaak)
(Yus Rusyana, Ciliwung, 19 Juli 1966)


16. Wasiat Konglomerat

Lamun Apih Paeh
Pangbungkuskeun Ku Salambar Boeh
Ladang Ngeleketek
Tina Rupa-Rupa Proyek

Lamun Apih Nemahan Pati
Pangmesenkeun Padung Jati
Ladang Ngumpulkeun Komisi
Jeung Rupa-Rupa Korupsi

Kontrak-Kontrak Nucan Diteken
Jeung Spk-Spk Nu Can Dilaksanakeun
Awurkeun Luhureun Paesan
Na Tetengger Heug Tulisan
Parantos Mulang Ka Kalanggengan
Apih, Konglomerat Tuladan
(Taufik Faturahman, 1992, Galura No.38)


17. Pangbalikan

Iuh, Iuh Gunung Kuring
Angin Ulin Dina Embun-Embunan
Sawaktu-Waktu Kuring Kudu Nepungan
Dumeh Hirup Halabhab Cinta
Di Maranehna Nya Ayana

Aya Sababna Kuring Tibelat
Aya Sababna Kuring Pegat
Tapi Nu Ahir Lain Kaabadian
Kakasih Dina Hate Ngawih Deui

Iuh,iuh Gunung Kuring
Nyata, Nyata Tanda-Tanda
Ngabalungbung Jalan Hirup

Nepi Ka Nyawa Rek Asup
Ka Maranehna Kuring Rek Balik
Ka Maranehna Kuring Rek Pamit
(Wahyu Wibisana, Ciawang ,28-7-56, Tina Kanjutkundang)


18. Leuwi

Sora Nu Tinggerendeng
Teu Weleh Saheng
Di Leuwi Aing

Laut Nu Tan Istirah
Teu Weleh Motah
Di Leuwi Aing

Di Leuwi Aing
Sagala Teu Weleh Betah
Sagala Teu Weleh Motah


19. Lalakon I

Mangsa Budak Resep Ulin
Ngarucu Bulan
Mangsa Rumaja Resep Wanoja

Ngumbar Asmara
Nincak Sawawa Narik Jangkar

Ngambah Sagara
Geus Kolot Mah Kari Tapakur
Isuk Sore Ngitung
Umur!


20. Lagu Hirup

Unggal Poe Unggal Lengkah
Nataan Tanggal Dina Kalender
Angger Aya Nu Diarep-Arep
Ari Umur Melesat Henteu Kajeueung

Dina Beja Dina Carita
Teu Weleh Aya Nu Miheulaan
Warna-Warni Kajadian. Teu Kapireng
Da Puguh Katalimbeng Rusiah

Dina Sakeclak Cimata. Aya Kasedih
Nu Teu Kedal. Dina Kongkolak
Kahirupan. Aya Nu Miang
Teu Mulang Deui
(Eddy D. Iskandar, 1992)


21. "Dosa*

Datangna Teu Karasa
Kawas Impian Janari
Jiga Nimat Jiga Sawarga

Tapi Lamun Pajar Geur Peuyar
Karasa Diri Leuwih Rucah Manan Meri
Inget Ka Basisir Tempat Balabuh
Di Mana Layar Geus Rapuh

Dosa
Leuwih Amis Manan Anggur
Mun Seug Nembag Dada Nu Diabur
Tapi Di Mana Tumiba Lara
Kaduhung Poe Make Ditundung

Duh Gusti
Najan Ka Mana Nya Indit
Dosa Teu Weleh Ngukuntit


22. Gupay Lembur

Gupay-Gupay Panineungan Kiwari Nembongan Deui
Basa Rek Ningalkeun Lembur, Rek Miang Tolabul Ilmi

Kacipta Ema Jeung Bapa, Gugay Jajap Pangharepan
Di Bandung Muga Sing Jucung, Gancang Mulang Ka Sarakan

Gupay-Gupay Panineungan Kiwari Nembongan Deui
Basa Beus Ninggalkeun Stanplat, Hae Mah Puguh Tibelat

Kacipta Cisoca Ema, Nu Rambisak Kingkin Sedih
Pileuleuyan Dayeuh Garut, Kapaksa Urang Papisah

Munggaran Hirup Di Bandung
Beungeut Lembur Kapigandrung
Disusukan Marak Lauk

Balap Ngojay Ulin Leutak
Luhur Pasir Peperangan
Hanaang Ngala Duwegan

Lalakon Manjang Di Bandung
Lembur Ngan Ukur Galindeng

Duriat Ngan Dina Lebaran
Betah Ditempat Ngumbara
Pageuh Jeung Adeg Sawawa

Gupay-Gupay Panineungan Kiwari Nembongan Deui
Katingtrim Hirup Dilembur Ngahariring Ngajak Mulang

Kacipta Ema Jeung Bapa, Nelengnengkung Nimbang Incu
Ngan Hanjakal Sagalana, Nu Di Jugjug Geus Teu Aya


23. Kamerdekaan

Kamerdikaan Teh, Jang
Jukut Ngemploh Sisi Jalan
Nu Teu Weleh Katincakan
Ku Nu Resep Mabal Jalan

Kamerdikaan Teh, Jang
Jukut Ngemploh Di Sampalan
Dihakanan Ingon Aburan
Atawa Diararitan
Tapi Teu Weleh Parucukan

Kamedikaan Teh, Jang
Waruga Aki-Aki Nu Rangkebong
Dada Ngagambang Panon Celong
Teu Ari Mikiran Hutang


24. Hujan Poyan

Deuleu, Panonpoe Huhujanan
Boa Pohaci Marandi

Ieung, Panonpoe Teh Cirambay
Boa Aya Nu Digupay

Sssttt, Geuing Ieu Hujan Poyan
Boa Karuhun Keur Moyan


25. Meri 

Di Alam Dunya
Asana Moal Aya
Nu Bisa Hirup Sauyunan
Cara Meri Saabrulan

Mun Nu Ngangon Nitah Ka Katuhu
Bring Ngatuhu
Mun Nu Ngangon Nitah Ka Kenca

Bring Ngenca
Bari Disarada:
Wek Wek Wek!

Di Alam Dunya
Asana Moal Aya
Nu Bisa Hirup Basajan
Cara Meri Saabrulan

Dahar Cukup Saaya-Aya
Kumaha Nu Rek Maraban
Mun Keur Diabur
Lolodok Di Sawah Batur
Bari Disadara:
Wek Wek Wek!


26. Nini Anteh

Di Langit Bulan Nembongan
Cahayana Hurung Ngempur
Ngadamaran Alam Dunya.

Di Bulan Nini Keur Anteng
Ngentrung Ninun Kaen Poleng

Awak Nini Mani Bongkok
Balas Terus Bae Ninun
Meureun Geus Rebuan Taun.

Di Bulan Nini Bumetah
Dibaturan Candramawat
Buluna Nu Tilu Warna
Watekna Matak Diasih.


27. Budak Hideung

Budak Hideung Goreng Rupa
Buuk Ngarambueuk Rintit
Ku Indung Pulung Diasih
Lantaran Ku Daekanana.

Teu Saeutik Nu Ngahina
Pasrah Narimakeun Nasib
Kanikmatan Tanpa Tepi
Permata Nu Pangmahalna.

Si Hideung Muka Buntelan
Horeng Eusina Teh Waluh
Dibantingkeun Kana Batu
Bray Beulah Herang Ngagenyas.

Janggelek Hiji Nagara
Budak Hideung Salin Rupa
Satria Gagah Perkasa
Danuwarsa Katelahna.


28. Silih Tulungan

Nyiruan Dina Pancuran
Titeuleum Meh Bae Paeh
Titiran Nenjo Nyiruan
Kanyaah Mapaes Hate.

Geuwat Metik Dangdaunan
Diragragkeun Kana Cai
Ngarayap ETa Nyiruan
Teu Tulus Nemahan Pati.

Titiran Ku Paninggaran
Diintip-Intip Dipanah
Nyiruan Mulang Tarima
Nyeureud Bitis Paninggaran.

Paninggaran Ngagurubug
Teu Tulus Manah Titiran
Geus Lesot Kabeh Bangbaluh
Lantaran Silih Tulungan.


29. Cingciripit

Ngariung Di Pakalangan
Waspada Ngantelkeun Curuk
Curuk Inggis Kacapit

Kacapit Ku Dampal Leungeun
Dampal Leungeun Dikeupeulkeun

“Jek-Jek Nong”
Nu Kacapit Tunggu Lawang.


30. Ngadu Panggal

Prung Tarung Di Pakalangan
Nu Jadi Kawih Pamuka:

“Tung-Tung-Brung
Kali Tanjung
Barangbang Kali Parangpang
Padakutik Padasemprung”.

Breng Panggal Diparuihkeun
Muih Dina Jero Kalang
Beletak Papada Panggal

Panggal Ngacleng Ngagolepak
Panggal Muih Pangleletna
Punjul Ngajadi Raja.


31. Langlayangan

Langlayangan Kumalayang
Ngalayang Di Mega Malang

Paheula-Heula Jeung Heulang
Sukan-Sukan Sukahayang.

Mipir Langit Nyorang Mega
Nyawang Anggang Di Buana

Amparan Handapeunana
Tanah ENdah Alam Sunda.


32. Budak Sakti

Budak Leutik Bisa Ngapung
Jangjangna Kulit Salapis
Hiberna Di Langit Peuting

Ludeung Ngambah Jomantara
Disadana Tingkoreak
Karesepna Bubuahan
Nu Amis Semu Kareueut


33. Tanah Sunda

Hejo Pagunungan Paul Lautan
Hejo Paul Langit Na Hate Kuring

Masing Dimana Kuring Nangtung
Masing Kamana Kuring Leumpang
Tanah Lembok Tempak Bumetah
Angin Nyeot Nyiuman Tarang

Masing Dimana Anjeun Nunjuk
Masing Iraha Anjeun Cumeluk
Kuring Mo Mumpang , Kuring Rek Datang
Neueulkeun Tarang , Neueulkeun Jantung

Kuring Tungtung Teteupan
Kuring Tungtung
Teteupan
Tuntung Bedil
Ngincer Dada

Kuring Geus Nyaksian Getih Ngabayah
Getih Maranehna Nu Mikacinta Anjeun
Kuring Geus Nyaksian Panon Carelong Tanggah
Jasadnu Ruksak Ngalungsar Na Dada Anjeun

Hejo Pagunungan , Paul Lautan
Taya Kamarasan Ngan Katugenahan
Hejo Pagunungan , Paul Lautan
Taya Katengtreman , Ngan Ancaman !


34. Kahayang

Tengah Peuting Nu Simpe
Kuring Hudang Sorangan
Nitenan Kahirupan Jeung Nasib
Nitenan Kaayaan Indung Bapa
Walurat Nu Aya

Kuring Hayang Boga Buku
Buku Nu Bakal Nyaangan ELmu
ELmu Nu Bkal Ngaronjatkeun Kahirupan

Hirup Bagja Jeung Aya Guna
Loba Harta Loba Harti

Loba Dulur Loba Sobat
Loba Kahayang Salilana
Kahayang Nu Mawa Sumanget


35. Bandera Urang

Ngerab-Ngerab Katebak Angin
Beureum Bodas Matak Waas
Dua Warna Pulas Polos
Perlambang Wangi Tur Suci

Teguh Tangguh Tur Gagah
Dina Perang Tarung
Suka Rajet Batan Ngejat
Kajeun Lebur Naruhkeun Pati
Bumela Ka Nagara


36. Mun

Mun, Gunung-Gunung Geus Jadi Lembur
Pasawahan Jadi Perumahan
Walungan Kari Ngagulaan

Pakebon Jadi Gedog Sigrong
Mangka Langit Bakal Pinuh Polusi
Anginna Nebar Sekarat

Naraka Keur Pangungsina
Sawarga Nyingkah Teuing Kamana


37. Lubar

Na Hiliwir Angin Takbir
Sabada Saum Ahir
Neda Sih Hapunteun Pisan

Tina Sadaya Kalepatan
Urang Setrakeun Karungsing
Ku Cihampura Nu Wening

Neda Hampura
Tina Rupining Codeka

Nu Mengpar Tina Tatakrama
Moga Simpay Baraya Teras Lama
Dugi Panturay Raga Jeung Nyawa

Neda Hapunteunna
Tina Sagala Dosa
Urang Siram Kalepatan
Ku Ciasih Tur Kaheman

Beas Kulub Bungkus Jamur
Hapunten Mun Abdi Lepat


38. Dosa

Gusti,
Sanaos Abdi Teu Kantos Balaka
Tangtos Salira Uninga
Abdi Kantos Milampah Nirca
Ayeuna Kacipta ‘Na Mangsa Diri Puasa

Mugi Salira Maparin Lolongkrang
Ngawidian Abdi Ngudag Kahayang

Nebus Napsu Nu Mingkang Gumiwang :
Nu Setra Tina Nista , Nu Sepi Tina Karisi

Paparin Abdi Rasa Ni’mat Anu Natrat Sarta Bagja Anu Lana
Tina Kaendahan Tan Wangenan


39. Halodo Teuing Ku Panjang

Langit Keur Jongjon Leleson
Kabaribinan Nu Recetna Sora Manuk

Nu Panting Geleber Di Buruanana
Newakan Hiliwir Angin
Ubar Awak Nu Bayeungyang

Sabot Nguniang Manuk Geus Nyarumput Manten
Kana Dahan Tatangkalan Anu Ranggas Teu Daunan

Akarna Nanceb Kana Dada Bumi
Nu Nyongkere Dina Gawir , Teu Walakaya
Tikoro Garing Halabhab Kabina-Bina

Langit Ngan Ukur Ngaheruk
Lain Teu Surti Rea Nu Geus Butuheun Ku Cai

Tapi Teu Bisa Majar Kumaha Najan Geus Lila Tatahar
“Ti Kami Mah Ngan Karicur” 
Ceuk Langit Sorana Dareuda 
“Ngan Panonpoe Can Keneh Mere Parentah”

Pannpoe Teu Tarima Disalahkeun
Muncereng Bari Ngahaok , 
“Sidik Kami Keur Nganti-Nganti Panitah!”
Suorana Ngaheab Panas
Manjangkeun Halodo Nu Beuki Teuas


40. Tukeuran Ieu Sajak

Tukeuran Ieu Sajak
Kusalimbar Simbut Atawa Samak Saheulay
Uheug Rungkupkeun Ka Barudak Anu Teu Kaburu Heuay
Patinggolepak Dina Trotoar

Tukeran Ieu Sajak
Ku Beas Wuluh Atawa Heucak
Heug Sidkahkeun Ka Nu Haropak
Anu Marakuk Disaung Atawa Di Kolong Sasak

Tukeuran Ieu Sajak
Ku Sababaraha Siki Pelor
Heug Tembakkeun Kan Genggerong Koruptor Manipulator
Sina Enya Kalojor

Tukeuran Ieu Sajak
Ku Beubetian Tina Kalbu Anu Rido
Keur Nyebor Anu Balangsak
(Lamun Teu Kitu Sasaak)

Putrasunda.com