- Fraktura/patah tulang yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/ menembus kulit/otot.)
- Osteoporosis yaitu kelainan pada tulang yang disebabkan karena adanya pengeroposan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan kalsium secara normal.
- Lordosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melengkung pada daerah lumbalis. Hal ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.
- Fisura/retak tulang yaitu kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang, akibat kecelakaan.
- Skoliosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melengkung ke arah lateral. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S.
- Kifosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yang terlalu membengkong ke belakang.
- Hipertrofi yaitu kelainan otot membesar dan menjadi lebih kuat karena sel otot diberikan kegiatan/aktivitas yang terus menerus secara berlebihan.
- Atrofi yaitu kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi otot yang menurun. Hal ini disebabkan adanya penyakit poliomielitis yang dapat merusakkan sel saraf pada otot.
- Stiff/kaku leher yaitu kelainan otot karena adanya peradangan otot trapesius leher akibat gerakan yang menghentak secara tiba-tiba/salah gerak
- Tetanus yaitu kelainan otot yang disebabkan adanya infeksi bakteri Clostridium tetani. Sehingga menyebabkan otot menjadi kejang-kejang.
Kamis, 28 Januari 2016
Kelainan pada Sistem Gerak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar