Respect yourself enough to know you deserve the very best

Kamis, 28 Januari 2016

Kelainan pada Sistem Gerak


  1. Fraktura/patah tulang yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/ menembus kulit/otot.)
  2. Osteoporosis yaitu kelainan pada tulang yang disebabkan karena adanya pengeroposan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan kalsium secara normal.
  3. Lordosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melengkung pada daerah lumbalis. Hal ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.
  4. Fisura/retak tulang yaitu kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang, akibat kecelakaan.
  5. Skoliosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melengkung ke arah lateral. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S.
  6. Kifosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yang terlalu membengkong ke belakang.
  7. Hipertrofi yaitu kelainan otot membesar dan menjadi lebih kuat karena sel otot diberikan kegiatan/aktivitas yang terus menerus secara berlebihan.
  8. Atrofi yaitu kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi otot yang menurun. Hal ini disebabkan adanya penyakit poliomielitis yang dapat merusakkan sel saraf pada otot.
  9. Stiff/kaku leher yaitu kelainan otot karena adanya peradangan otot trapesius leher akibat gerakan yang menghentak secara tiba-tiba/salah gerak
  10. Tetanus yaitu kelainan otot yang disebabkan adanya infeksi bakteri Clostridium tetani. Sehingga menyebabkan otot menjadi kejang-kejang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar